Proses mental inilah yang sedang ditunjukan oleh para peserta OSPEK dalam kegiatan malam inagurasi yang digelar di lapangan kampus Stainu Kebumen, (Rabu, 06 September 2013). Pentas malam inagurasi ini merupakan rangkaian kegiatan Orientasi Studi dan Pengenalan Kampus (OSPEK) yang dilaksanakan oleh DEMA STAINU Kebumen mulai tanggal 4-7 September 2013.
Dalam Kesempatan ini peserta ospek akan diuji yaitu dengan menampilkan sebuah bentuk kreatifitas baik dibidang musik, musikalisasi puisi, drama, teaterikal, olah vokal dll. Hal ini akan memperlihatkan sejauh mana bakat dan potensi yang ada pada diri peserta ospek.
Kegiatan yang dihadiri langsung Ketua Stainu Kebumen Imam Satibi S.Ag, M.Pd.I ini juga hadir aksi-aksi kreatif dari beberapa mahasiswa UKM, salah satunya adalah UKM Teater Gerak yang menampilkan drama teater berjudul “Jeng Menul”, aksi beladiri dari Pager Nusa NU, dll. Tidak kalah heboh, dosenpun tidak mau tertinggal berkreasi diatas panggung, dalam kesempatan ini Kaprodi PGMI Mustolih M.Pd, M.Pd.I menunjukan kebolehannya bernyanyi dangdut diatas panggung dengan judul ‘Gala-gala’.
Imam Satibi yang hadir membuka acara malam inagurasi tersebut menyampaikan, malam inagurasi ini adalah malam kreatifitas untuk menguji potansi dan bakat peserta ospek. Kesempatan ini harus mampu di maksimalkan oleh seluruh peserta untuk mengeluarkan semua bakat yang dimiliki. Karena menurut Imam kegiatan ini sesungguhnya yang akan menumbuhkan kepercayaan diri dan mental mahasiswa.
“keluarkan seluruh kemampuan yang kalian miliki, tunjukan mental kalian, jangan malu-malu, maksimalkan ” tegas Imam.
Imam juga berpesan, seluruh kegiatan ospek ini harus dijadikan sebagai modal berharga bagi mahasiswa baru untuk merefleksiskan diri. Bahwa kenyataan peserta ospek saat ini sudah bukan lagi anak SMA tetapi sudah menjadi mahasiswa, oleh karena itu menurut imam ospek ini harus menjadi momentum perubahan cara berfikir maupun bersikap,” harus apa dan bagaimana menjadi seorang mahasiswa. “
Menjadi mahasiswa jelas lebih sulit, hal utama yang harus diahadapi ialah persoalan tanggung jawab, dengan Tuhan, orang tua, maupun dengan diri sendiri. Tanggungjawab ini yang akan membawa proses para peserta ospek selama menjadi mahasiswa. Dengan pemahaman seperti ini mudah-mudahan, ketika selesai kuliah dan pada saatnya terjun ke masyarakat, bisa menjadi orang yang dipercaya, yang diharapkan oleh orang tua, masyarakat, nusa dan bangsa, imbuh Imam. (Lbb)
0 komentar:
Posting Komentar